Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arek Suroboyo Ngaku Deg-Degan Beraktivitas di Zona Hitam Corona, Ini Curhatannya

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2020 |10:35 WIB
Arek Suroboyo Ngaku Deg-Degan Beraktivitas di Zona Hitam Corona, Ini Curhatannya
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

MEDIA sosial pada Kamis 4 Juni 2020 diramaikan tagar SurabayaWani. Tagar tersebut sebagai bentuk penyemangat agar warga Surabaya berani melawan Covid-19.

Sementara itu, angka kasus di Kota Pahlawan tersebut sekarang ini terus meninggi. Makanya penetapan zona hitam diberikan untuk Surabaya.

Per Jumat (5/6/2020), mengutip data dari lawancovid-19.surabaya.go.id, total kasus Covid-19 di Surabaya ialah 2828 kasus. Mengetahui kabar ini, Okezone coba mewawancarai salah seorang Arek Suroboyo, Sam namanya.

corona

Baca Juga: Tagar SurabayaWani Menggema di Twitter, Netizen: Semangat Bu Risma, Pasti Ada Pelangi

Dia menjelaskan, ada perubahan kebiasaan masyarakat Surabaya saat muncul istilah zona hitam corona. Di sisi lain, sebagian masyarakat juga tetap melakukan aktivitas seperti biasanya.

Perubahan itu terjadi salah satunya di mal. Menurut Sam, biasanya mal di Surabaya Barat ini di hari Minggu sangat padat, tapi sekarang tidak lagi.

"Aku selama 3 bulan enggak ke mal, tapi kemarin mau enggak mau ke mal karena harus beli kabel ponsel. Pas di mal, sepi banget dan beberapa gerai tutup dan lampu di beberapa area dimatikan," terangnya melalui pesan singkat, Jumat (5/6/2020).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement