5. Murid Kiai Soleh Darat
Kartini berguru pada sosok ulama terkenal dari Tanah Jawa, Kiai Soleh Darat. Guru spiritual Kartini ini adalah salah satu tokoh yang vokal meneriakkan semangat nasionalisme usai perang Pangeran Diponegoro di kalangan masyarakat Jawa.
6. Sempat membangun sekolah
Suami Kartini, Bupati Rembang, K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat memahami keinginan sang istri yang ingin tetap belajar dan mengajari warga sekitar. Oleh Adipati, Kartini didukung untuk mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang perkantoran Rembang. Kini bangunan tersebut, kabarnya difungsikan menjadi gedung pramuka.

7. Putus sekolah
Meskipun cerdas, memiliki pemikiran visioner dan berwawasan luas. Kartini faktanya harus putus sekolah, ia diketahui hanya bersekolah di ELS (Europese Lagere School) sampai usia 12 tahun. Di usia 15 tahun, seperti kebanyakan perempuan Jawa pada masa itu, ia harus berdiam diri dipingit di dalam rumah.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.