Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tidak Ada Jaminan Pasien Sembuh COVID-19 Punya Kekebalan terhadap Virus

Tidak Ada Jaminan Pasien Sembuh COVID-19 Punya Kekebalan terhadap Virus
ilustrasi: Okezone
A
A
A

PANDEMI global virus corona (COVID-19) masih terus mewabah dan hingga saat ini dan belum ada tanda-tanda akan segera berakhir. Saat ini, di sejumlah negara menaruh harapan bahwa mereka yang sudah sembuh dari penyakit COVID-19 akan menjadi kebal dan tidak menularkannya kepada orang lain.

Pemerintah menggantungkan harapan itu berdasarkan tes serum yang meneliti antibodi di dalam sistem kekebalan seseorang untuk memperoleh gambaran jumlah orang yang terpapar virus corona.

Maria Van Kerkove, kepala urusan penyakit baru dan zoonosis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan, tes serum ini kemungkinan tidak mampu memberikan informasi yang diharapkan pemerintahan itu.

“Saat ini, kami tidak punya bukti bahwa penggunaan tes serum bisa memperlihatkan seseorang kebal atau terlindung dari pengulangan infeksi. Penggunaan tes ini adalah untuk mengukur tingkat antibodi dan reaksinya di dalam tubuh setelah satu atau dua minggu mereka terinfeksi virus ini," ujar Maria dilansir VOA Indonesia, Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, tes ini akan mengukur tingkat antibodi, namun itu tidak berarti seseorang dengan antibodi dalam tubuhnya kebal terhadap Covid-19.

Sementara itu, Direktur Eksekutif urusan darurat kesehatan WHO, Michael Ryan, memperingatkan negara-negara agar bijaksana dan tidak terpaku pada tes ini sebagai cara penetapan status seseorang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement