Seperti dokter, tugas para suster untuk merawat para pasien COVID-19 memang sangat berat. Tugas semakin berat jika ditambah harus menghadapi kelakuan tidak terpuji dari pasien.
Seperti kejadian yang baru-baru ini terjadi di suatu rumah sakit Guangzhou, China. Seperti dilapor Shanghaiist, Rabu (15/4/2020) seorang suster sampai mengalami luka-luka di tubuhnya karena menghadapi pasien positif COVID-19 yang hendak melarikan diri dari rumah sakit.
Pasien COVID-19 yang hendak kabur tersebut adalah Okonkwonwoye Chika Patrick pria Nigeria berusia 47 tahun. Dia tiba di Guangzhou pada 20 Maret 2020 lalu.
Kemudian, Rabu pagi waktu setempat, Okonkwonwoye berupaya hendak melarikan diri dari rumah sakit. Dia sedang dirawat dan diisolasi karena positif terinfeksi COVID-19.

Ketika Okonkwonwoye sedang berusaha kabur, seorang suster yang tidak disebutkan identitasnya ini mencoba menghentikannya. Tak terima dan tak mau menyerah, Okonkwonwoye malah mendorong, memukuli, bahkan menggigit wajah suster tersebut.
Dalam tayangan rekaman, menunjukkan sang suster sampai menangis karena mengalami luka-luka di bagian wajahnya dekat area mata. Tidak hanya luka di bagian wajah, sang suster juga mengalami luka-luka kecil di bagian leher dan pergelangan tangan.
Untuk saat ini, Okonkwonwoye akan tetap dalam perawatan di bawah pengawasan polisi. Dikatakan pihak berwenang setempat, setelah pulih nanti Okonkwonwoye Chika Patrick akan menjalani proses hukum dengan dakwaan pidana.
(Helmi Ade Saputra)