VENTILATOR menjadi salah satu yang esensial dalam penanganan dan perawatan para pasien positif COVID-19. Dengan catatan, pasien COVID-19 tersebut memang memiliki kondisi kritis.
Lebih dari setengah orang yang tertular corona COVID-19 diketahui hanya menderita gejala ringan seperti demam, batuk dan sakit kepala dan sembuh dengan cepat. Kondisinya menjadi kritis, terjadi pada pasen yang memang sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu, penyakit kronis, masalah pernapasan atau gangguan paru-paru lainnya.

Pasien corona COVID-19 yang memiliki kondisi kritis, membutuhkan ventilator agar bisa bernafas dengan baik dan normal, untuk bisa bertahan hidup dan sembuh. Inilah kenapa ventilator sering dianggap sebagai life support atau penyokong kehidupan, karena membantu pasien bernapas secara mekanis, ketika paru-paru mereka sendiri tidak mampu untuk memompa udara yang masuk dan yang keluar.
Tapi di sisi lain, selain memiliki sederet nilai plus, pemakaian ventilator pada pasien COVID-19 juga mempunyai sederet risiko. Apa saja manfaat dan dan risiko pemakaian ventilator pada pasien positif COVID-19? Menyitat Boldsky, Selasa (7/4/2020) berikut uraian singkatnya di bawah ini.