Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali 3 Jenis Masker untuk Kurangi Risiko COVID-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Minggu, 05 April 2020 |09:42 WIB
Kenali 3 Jenis Masker untuk Kurangi Risiko COVID-19
Ilustrasi (Foto : Okezone)
A
A
A

Peran masker dalam menanggulangi pandemi virus corona (COVID-19), sangat penting. Oleh sebab itu pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker apabila melakukan aktivitas yang ada di luar rumah.

Ketua Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito mengatakan saat ini terdapat tiga jenis masker yang bisa dijumpai masyarakat. Masing-masing masker memiliki fungsi tersendiri.

“Makser kain, digunakan masyarakat saat berada di tempat umum dan berinteraksi dengan orang lain. Terbuat dari kain minimal tiga lapis dan kalau mulai basah harus diganti,” terang Prof. Wiku dalam siaran langsung Penanganan COVID-19 di gedung BNPB, Sabtu 4 April 2020. Masker Kain

Lebih lanjut Prof. Wiku mengatakan, masker bedah yang memiliki warna hijau biasanya digunakan oleh para tenaga kesehatan atau orang yang sakit. Sedangkan masker N95 digunakan untuk menangani pasien dengan risiko infeksius tinggi.

“Untuk dokter dan perawat gigi, ditekankan untuk menggunakan masker dengan jenis N95. Kami mengetahui bahwa ada beberapa tenaga dokter gigi yang telah gugur. Maka itu disarankan menggunakan masker N95,” lanjutnya.

Masker

Sementara tenaga medis yang menangani pasien dengan risiko infeksius tinggi dan orang sakit, maka hanya menggunakan masker bedah biasa.

Selain itu pemerintah Indonesia juga telah mendistribusikan banyak alat pelindung diri (APD) dan masker ke berbagai wilayah yang membutuhkan. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan pendorongan logistik telah berlangsung hari ini.

“Dari Jakarta menuju Batam, Tanjung Pinang, Medan, Banda Aceh, Balikpapan, Tarakan, Gorontalo, Manado, Palu, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin dengan jumlah kisaran antara 5-7 ribu lembar APD. Masker dengan kisaran 20-150 ribu,” terang Yuri.

Sekadar informasi pada Sabtu (4/4/2020) terdapat penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 106 orang sehingga total menjadi 2.092 orang. Terdapat 16 pasien yang dinyatakan sembuh sehingga total menjadi 150 orang. Sementara penambahan kasus kematian sebanyak 10 orang sehingga totalnya menjadi 191 jiwa.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement