Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh Lansia saat Pandemi COVID-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 02 April 2020 |13:34 WIB
5 Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh Lansia saat Pandemi COVID-19
Ilustrasi (Foto : Healthline)
A
A
A

3. Mengonsumsi makanan yang seimbang

Diet sehat sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi dan kebiasaan makan mungkin berubah karena berbagai alasan. Gizi buruk atau kekurangan gizi juga dapat berdampak pada lansia.

Hal tersebut dapat memengaruhi kesehatan jantung, menyebabkan diabetes tipe 2 dan beberapa bentuk kanker, serta melemahkan tulang dan otot. Oleh sebab itu asupan makanan bernutrisi sangat diperlukan bagi para lansia.

Protein seperti makanan laut, daging tanpa lemak, unggas, telur, kacang-kacangan, dan kacang polong

Vitamin A seperti ubi, wortel, brokoli, dan bayam

Vitamin C seperti makanan jeruk, stroberi, dan sereal tertentu

Vitamin E seperti almond, hazelnut, dan selai kacang

Zinc seperti daging tanpa lemak, unggas, susu, produk gandum, dan kacang-kacangan.

Lansia Diet Sehat

4. Tetap aktif

Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu para lansia tetap kuat, mandiri, dan sehat. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS merekomendasikan lansia untuk beraktivitas fisik setidaknya 150 menit (2 jam dan 30 menit) latihan intensitas sedang setiap minggu.

Beberapa olahraga ringan bisa dilakukan misalnya, berjalan kaki selama 10 menit atau mencoba yoga dan Tai Chi untuk meningkatkan fleksibilitas dan meningkatkan kesehatan mental dan emosional, memperkuat otot, serta meningkatkan keseimbangan.

5. Kurangi tingkat stres

Mengelola stres adalah aspek penting dari kesehatan kekebalan tubuh. Studi menunjukkan bahwa stres kronis berdampak pada kesehatan kekebalan tubuh dan menghambat kemampuan sistem kekebalan tubuh Anda untuk memerangi peradangan dan infeksi.

Relaksasi, seperti meditasi, yoga, Tai Chi, dan latihan pernapasan dalam dapat memiliki efek positif dalam menjaga kesehatan dan mengurangi stress. Terapi perilaku kognitif dapat menjadi alat yang baik untuk menggantikan pikiran negatif dengan pandangan yang lebih positif.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement