Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mantan Kepala CDC Sebut Vitamin D Bisa Kurangi Risiko Terinfeksi Virus Corona

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 25 Maret 2020 |13:05 WIB
Mantan Kepala CDC Sebut Vitamin D Bisa Kurangi Risiko Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

Kendati demikian, Tom belum dapat memastikan apakah kekurangan Vitamin D dapat membuat memperparah kondisi seseorang saat terpapar COVID-19. Namun, mengingat tingginya angka prevalansi kekurangan Vitamin D di Amerika Serikat, dia menganjurkan masyarakat untuk meminum suplemen atau mendapatkan suplai Vitamin D sesuai dengan dosis anjuran dokter.

Cara paling sederhana adalah dengan memproduksi Vitamin D kulit melalui bantuan sinar matahari. Cukup berjemur di bawah sinar matahari langsung sekitar 15 menit sehari untuk memproduki Vitamin D yang cukup untuk tubuh.

Perlu diingat, individu dengan warna kulit yang lebih gelap membutuhkan paparan sinar matahari yang lebih lama untuk mendapatkan suplai Vitamin D yang sama.

Selain itu, beberapa makanan juga diklaim dapat membantu tubuh dalam memenuhi Vitamin D. Misalnya kuning telur dan ikan berlemak seperti salmon.

"Selama hampir satu abad, para ilmuwan juga telah menambahkan Vitamin D ke dalam susu. Awalnya untuk mengurangi rakhitis. Itulah sebabnya kebanyakan anak-anak tidak mengalami defisiensi Vitamin D," tandas Tom.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement