Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yogyakarta Sebar Bakteri Wolbachia untuk Berantas Nyamuk DBD

Yogyakarta Sebar Bakteri Wolbachia untuk Berantas Nyamuk DBD
Ilustrasi. (Shutterstock)
A
A
A

Salah satu peneliti program tersebut, Adi Untarini, mengatakan, Wolbachia merupakan bakteri yang diketahui dapat menekan replikasi virus dengue. Karenanya dianggap mampu berkompetisi dengan virus, saat merebut makanan di sel tubuh nyamuk aedes aegypti. Dengan demikian nyamuk penyebab demam berdarah sudah tidak lagi membawa virus dengue.

Secara terpisah, ahli serangga dalam program tersebut, Warsito Tantowijoyo, mengatakan, masih perlu waktu dan proses untuk mengetahui efektivitas penyebaran nyamuk-nyamuk dengan bakteri Wolbachia. Menurutnya, pengambilan kesimpulan mungkin pada 2019 mendatang.

Sebagaimana dikutip di laman UGM, kasus DBD di Kota Yogyakarta sepanjang 2017 mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hingga Oktober 2017, terdapat 383 kasus dengan dua pasien yang meninggal dunia.

"Menurunnya jumlah kasus tersebut kemungkinan besar dipengaruhi adanya program penyebaran nyamuk ber-Wolbachia yang disebar di 12 wilayah di kota Yogyakarta sejak pertengahan tahun lalu. Penyebaran nyamuk ber-Wolbachia masih berlangsung hingga akhir tahun 2019 ini," sebut laman UGM.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement