Segala kesiapan, sambungnya, baik itu dari teknis berbagai rumah sakit dan dinas kesehatan, hingga kesiapan para tenaga medis, seperti para dokter ahli yang terkait dengan penyakit ini sudah dilakukan.

“Karena Indonesia sudah terbiasa menghadapi SARS dan MERS, kita punya kesiapan akan itu, pelatihan untuk rumah sakit dan dinas kesehatan tiap tahunnya untuk pengambilan spesimen. Para dokter yang terkait sudah paham, dari dokter paru dokter THT sudah paham perihal spesimen,” imbuhnya.