“Perkembangan dan fungsi otak dapat tertunda karena terlalu lama terpapar media elektronik, apalagi pada masa-masa tumbuh kembang anak diusia 1-3 tahun otak anak sangat sensitif dengan lingkungan sekitar,” lengkapnya.
Meskipun begitu, anak-anak tetap boleh bermain dengan gadget tapi dengan batasan waktu. Anak usia 2-5 tahun dapat diberikan akses selama satu jam per hari, itupun harus terbagi dalam beberapa waktu, bukan satu jam nonstop. Untuk anak 6 tahun, dapat diberikan akses gadget selama dua jam, dengan terbagi dalam beberapa sesi, bukan dua jam nonstop.
Sebagai pengganti gadget, orangtua bisa memberikan mainan yang edukatif atau dibiarkan bebas bermain di alam terbuka bersama teman-temannya sehingga melibatkan aktivitas fisik dan terlibat interaksi sosial secara langsung.
(Abu Sahma Pane)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.