Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pentingnya Susu Berserat Tinggi sebagai Pelengkap Menu Si Kecil

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Jum'at, 07 Februari 2020 |15:59 WIB
Pentingnya Susu Berserat Tinggi sebagai Pelengkap Menu Si Kecil
dok: PR Bebelac Gold
A
A
A

"Triknya bisa lewat kartun kesukaannya. Jadi misalnya buah brokoli, terus kita bilang ke anak ternyata ini bagus ya buat kesehatan. Seterusnya begitu, jadi harus dipancing juga," ungkapnya.

Dia mengaku terkadang ragu dengan jumlah kebutuhan ideal asupan serat yang dibutuhkan bagi anaknya setiap hari. Oleh karena itu, dia menopangnya dengan asupan susu formula Bebelac Gold yang khusus diperkaya dengan kandungan serat.

"Paling kelihatan itu dari tekstur fesesnya, keras atau lembek, lancar atau nggak, setiap hari atau 2 hari sekali BAB-nya. Kalau asupan seratnya kurang, pasti nggak mood banget. Jadi setelah usia 1 tahun itu rutin minum Bebelac Gold 3 kali sehari, Alhamdulillah percernaannya sehat, BAB nya lancar," ucapnya.

Dalam diskusi itu, Ahli Gizi bernama Dokter Louise Kartika Indah, Sp. GK, menerangkan bahwa serat dibutuhkan oleh pencernaan sebagai makanan bagi bakteri-bakteri baik yang ada dalam tubuh. Oleh karenanya, dia sangat menganjurkan anak usia dini minimal 6 bulan mulai diperkenalkan dengan asupan kaya serat.

"Serat itu apa? Sebenarnya itu golongan karbohidrat tapi tidak bisa dicerna di dalam tubuh. Jadi yang butuh serat itu siapa? Yang butuh itu sebenarnya bakteri di dalam tubuh kita. Jadi serat itu adalah makanannya bakteri di saluran pencernaan kita, terutama bakteri yang baik," tuturnya.

Asupan yang mengandung serat tinggi di antaranya adalah sayuran, buah, kacang-kacangan dan sebagainya. Idealnya, menurut dokter Louise, jumlah kebutuhan serat bagi anak usia 1 hingga 3 tahun sebanyak 16 gram, atau setara dengan 2 kilogram wortel atau 1 kilogram pepaya. Sedangkan rata-rata asupan serat dari makanan anak usia 2 sampai 3 tahun hanya 4,7 gram.

"Jadi ternyata dari 10 anak di Indonesia, 9 anaknya itu kekurangan asupan serat. Karena kita kan tahunya pokoknya anak sudah makan buah, sayur, tapi tidak tahu kebutuhan seratnya itu berapa banyak," ulasnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement