Sementara itu, perlu diketahui bahwa di Indonesia kasus aritmia menyebabkan kematian mendadak sebesar 87%. Dalam dunia medis dikenal dengan istilah fibrilasi atrium.
Populasi orang yang menderita gangguan detak jantung ini dialami oleh lansia. Pria paling sering menderita penyakit ini, dengan rasio tiga banding dua.
Kaum hawa sejatinya dilindungi oleh hormon estrogen yang membuat dirinya terbebas dari penyakit gangguan jantung.
(Helmi Ade Saputra)