SEBUAH penelitian baru menunjukkan bahwa konsumsi tiga cangkir sehari dipercaya dapat menurunkan risiko irama jantung yang tidak normal. Padahal, banyak ahli kesehatan menyerankan para pasien dengan masalah jantung seperti aritmia (kondisi jantung berdetak tidak teratur), untuk menghindari minuman berkafein.
Ahli jantung asal Australia justru memaparkan fakta sebaliknya. Para ahli dari Baker Heart and Diabetes Institute di Melbourne percaya kafein dapat membantu melindungi jantung manusia dari penyakit yang mematikan.
Mereka telah melakukan serangakaian analisis untuk mengamati hubungan kafein dan dampaknya pada aritmia atrium dan ventrikel. Para ahli menemukan bahwa, kafein sangat ampuh dalam menghalangi efek adenosin atau zat kimia yang dapat meningkatkan risiko aroma jantung yang abnormal.
BACA JUGA:
Penelitian yang melibatkan 228.465 orang itu menunjukkan risiko fibrilasi atrium (suatu kondisi yang menyebabkan jantung tidak teratur) turun enam persen pada peminum kopi biasa.