Ditambahkan olehnya, alasan dilakukannya penelitian yang menganalisis hubungan antara polusi dengan stres terhadap anak-anak lantaran mereka masih dalam masa pertumbuhan termasuk otak.

“Pertumbuhan otak pada anak-anak belum optimal. Apabila terganggu dengan polusi yang menyebabkan peradangan otak, maka pertumbuhan otaknya tidak optimal. Sedangkan orang dewasa pertumbuhannya sudah optimal, namun tetap bisa mengalami dampak buruk dari polusi,” kata psikolog yang akrab disapa Vero.