2. Monkey Poop Coffee (Kopi Monyet)
Meski namanya mirip dengan kopi luwak, namun proses pembuatan kopi monyet ini sangat berbeda. Monyet-monyet ini akan mengunyah dan memuntahkan biji kopi berwarna merah yang menyerupai buah ceri. Kopi monyet ini terkenal di Chikmagalur, India. Perkebunan kopi sengaja diletakkan dekat dengan hutan yang dekat dengan habitat alami monyet.
Monyet dari jenis Rhesus cenderung suka mencari biji kopi yang paling matang dan paling manis yang berkualitas tinggi dari setiap tanaman. Mereka akan mengunyahnya dengan santai sebelum kembali memuntahkannya. Nantinya ludah kopi yang dimuntahkan monyet akan secepatnya dipanen dan dibilas sebelum diproses menuju tahap lebih lanjut.

3. Black Ivory/Elephant Poop Coffee (Kopi Gajah)
Kopi gajah yang sangat terkenal bernama Black Ivory. Black Ivory sendiri adalah nama perusahaan kopi yang ada di Golden Triangle Asian Elephant Foundation di Chiang Saen, Thailand Utara. Kopi gajah ini pertama kali dibuat menggunakan gajah asli Thailand di Ban Taklang, Surin, Thailand. Proses pembuatan kopi ini sama persis dengan Kopi luak yang memanfaatkan kotorannya untuk diolah.
Biji kopi yang berwarna merah seperti ceri akan diberikan kepada para gajah dan dicampurkan dengan makanan lainnya seperti pisang dan nasi sebagai menu makanan diet seimbang. Ketika sang gajah mulai buang air besar, maka para petani kopi bersiap untuk memanen sisa kopi yang terbuang bersama kotoran yang dikeluarkan.