"Ini sangat menyedihkan. Tidak ada satupun pelajar yang seharusnya berada pada kondisi ini," tulis akun @Des**ewolf1982.
"Berikan aku alamat rumahnya. Aku akan memberikan dia buku dan peralatan lainnya," tulis akun @whoopsie**aisy.
"Hal serupa terjadi pada tahun 1950 silam, di mana tidak ada sama sekali suplai buku. Para pelajar menggunakan daun pisang untuk menulis pelajaran. Tapi waktu telah berubah, dan pelajar ini masih menggunakan daun pisang untuk mengerjakan tugas? Sangat menyedihkan. Hatiku hancur melihatnya," tulis akun @ro**hitosis1.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.