Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Mitos Mengerikan Seputar Aborsi, Ini Faktanya!

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 21 November 2019 |18:30 WIB
5 Mitos Mengerikan Seputar Aborsi, Ini Faktanya!
5 Mitos tentang aborsi (Foto: Buzzsouh Africas)
A
A
A

4. Pelaku aborsi hanya perempuan muda yang tidak bertanggung jawab

Eits jangan salah! Tindakan aborsi tidak melulu hanya dilakukan oleh perempuan berusia muda, sebab faktanya perempuan dari segala usia, selama memang masih dalam masa subur (usia 12 tahun hingga 50 tahun) telah memutuskan untuk melakukan aborsi sepanjang abad karena berbagai alasan. Banyak penelitian tentang pengalaman aborsi perempuan menunjukkan bahwa perempuan yang melakukan aborsi hadir dengan latar belakang dari segala usia, dengan atau tanpa anak, jenis pekerjaan, agama, tingkat pendidikan, dan status perkawinan.

5. Menyebabkan gangguan emosi dan mental

Kehamilan yang tidak direncanakan memang menyebabkan tekanan emosional bagi beberapa perempuan. Namun penelitian menunjukkan bahwa bagi kebanyakan perempuan, aborsi tidak menyebabkan konsekuensi psikologis dalam waktu yang lama. Perempuan yang sudah membuat keputusan jelas (datang dari diri sendiri bukan karena paksaan) tentang aborsi umumnya menganggap aborsi sebagai pengalaman untuk meningkatkan kesehatan. Faktanya bukan setiap proses untuk aborsi yang menyebabkan trauma, tapi perlakuan menghakimi dan perlakuan tidak baik dari orang lain lah yang sebetulnya yang dapat membuat trauma.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement