Tim Penn meneliti lebih lanjut dengan memanfaatkan data dari Investigasi Genetik Percobaan Antropometrik (GIANT), dan memeriksa data dari konsorsium Genrial Fibrillation Genetics (AFGen). Mereka mengungkapkan bahwa varian genetik yang terkait dengan tinggi badan juga sangat terkait dengan gangguan irama jantung. Peningkatan tinggi badan dapat menjadi penyebab gangguan irama jantung.

Dari sana, para peneliti menggunakan metode statistik serupa untuk melakukan analisis tingkat individu dari hampir 7.000 orang yang terdaftar di Penn Medicine Biobank.