“Kami orang China suka merokok, praktis kami tidak akan menerima paru-paru semua perokok, karena ada standar yang ketat,” ujarnya.
Lebih lanjut dr. Chen mengatakan infeksi ringan di paru-paru dan rontgen dada yang relatif bersih masih masih memungkinkan bagi seseorang untuk menyumbangkan paru-parunya. Menurut sebuah studi pada 2018 yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, sekira 26,6 persen populasi penduduk di atas 15 tahun adalah perokok.
Pada 2017, World Health Organization (WHO) melaporkan penggunaan tembakau di seluruh dunia telah menyebabkan tujuh juta kematian setiap tahunnya.
(Utami Evi Riyani)