Dari sini lah kemudian para seniman dan para ilmuwan peneliti ini membuat meringue, yang sedikit berbeda daripada tampilan meringue pada umumnya. Lalu mulailah hidrogel putih telur dibuat, kemudian dimasukkan ke dalam cetakan sebelum direndam dalam wadah yang berisi kalsium klorida dan air.
Cairan dalam gel meringue diganti dengan cairan karbondioksida, yang mana dapat ditransformasi menjadi gas. Baru akhirnya gas dibuang dari produk, sehingga hanya menyisakan gel original.

Dalam kasus ini, maka produk akhirnya adalah dessert meringue yang hanya terdiri dari 96persen udara dan memiliki berat hanya satu gram saja, seperti dikutip Odditycentral, Rabu (6/11/2019).