Ketika masuk ke kamar hotel sekira pukul 15.00 WIB, nuansa nyaman dan asri sangat kental terasa. Balkon hotel kamar Wiwin langsung berhadapan dengan hamparan lapangan golf yang sangat luas. Arsitektur kamar hotel juga gabungan dari modern dengan sentuhan adat Jawa.
Ada ruang rias berukuran besar dengan banyak kaca, dan bathub untuk mandi. Meski bagus, tapi hotel ini terlihat seperti hotel tua yang di retouch. Ranjang yang digunakan berukuran king size lengkap dengan sofa dan meja kerja.
Sayang tak lama setelah check-in Wiwin pun harus bergegas untuk kembali bertugas. Ia harus tiba di tempat tersebut sebelum Sri Sultan Hamengkubowono X datang ke lokasi. Setelah acara selesai, sekira pukul 23.00 WIB, Wiwin pun akhirnya kembali menuju kamar hotel.
Berbeda dengan siang hari, suasana di hotel Wiwin cukup mencekam pada malam hari. Terutama view di kaca balkon yang langsung menghadap ke lapangan golf. Minimnya penerangan membuat balkon dan lapangan terlihat remang-remang.

Selain itu penerangan di dalam kamar pun tidak begitu terang (ada spot yang kurang terjangkau cahaya lampu). Karena takut dengan kondisi yang cukup gelap, Wiwin pun memutuskan untuk menutup rapat horden kaca balkon.
Kala itu Wiwin tidak langsung tidur, melainkan masih sibuk mengerjakan beberapa tugas yang tertunda. Selama mengerjakan tugas, tidak ada kejadian aneh yang dialami oleh Wiwin. Hanya saja pandangan Wiwin selalu teralihkan kepada horden yang menutup balkon.
Banyaknya tugas yang harus dikerjakan membuat Wiwin berpikir positif. Ia pun terus melanjutkan pekerjaannya hingga pukul 01.00 WIB. Seperti biasa, Wiwin selalu menyetel saluran musik pada televisi ketika menginap di hotel. Tujuannya adalah untuk menghindari kesepian ketika tidur.
Wiwin pun tertidur, namun ketika sudah mulai terlelap, ia mendadak terjaga karena mendengar suara tembok seperti digebrak-gebrak. Suaranya tidak cukup keras, tapi bunyinya berulang kali.
Wiwin pun berusaha positif dengan berpikir itu adalah suara ranjang tetangga sebelah yang beradu dengan tembok karena sedang berhubungan seks dengan pasangannya. Rasa kantuk yang berat membuat Wiwin kembali melanjutkan tidurnya.