Budaya seperti Robo-Robo, Cap Go Meh, Gawat Adat Dayak, Festival Saur-Saur dan lain sebagainya harus terus dilestarikan agar kelak tidak punah bersama tenggelamnya waktu.
Dalam kaitannya dengan perayaan Budaya Robo-Robo yang dirayakan bersama saat ini, Ketum DPD Golkar Kalbar ini kembali menjelaskan akan terus komitmen dan peduli dalam upaya mengapresiasi, melestarikan dan mengembangkan sejarah dan budaya di Kalbar.
"Diharapkan acara Robo-Robo tetap konsisten mempertahankan keaslian sejarah pendiri Kota Mempawah," harapnya.

Dengan perkembangan jaman, diharapkannya budaya semacam ini dapat dikembangkan untuk kegiatan meningkatkan bidang kepariwisataan daerah berupa kegiatan, napak tilas, perlombaan, festival budaya dan kesenian daerah lainnya.
Wagub Kalbar menambahkan ia juga meminta perhatian kepada seluruh pejabat pemerintah tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, maupun kepada masyarakat agar terus menggali, mengembangkan, mengapresiasi dan melestarikan nilai-nilai sejarah, kesenian dan kebudayaan daerah Provinsi Kalbar.
"Serta membangun kerjasama antar kebudayaan sesama suku, anak bangsa yang ada di daerah ini secara sinergis, saling menguntungkan dan hidup harmonis," pungkasnya.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.