Dokter Terawan Agus Putranto resmi menjadi menteri kesehatan di Kabinet Indonesia Maju menggantikan Nila Faried Moeloek. Pria yang terkenal dengan sebutan “Dokter Cuci Otak” tersebut akan bertugas selama periode 2019-2024.
Terpilihnya Dokter Terawan dalam mengawal kesehatan masyarakat di Tanah Air pun menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya ia pernah terlibat masalah dan dianggap melanggar kode etik kedokteran hingga dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Pemecatan tersebut dilakukan karena hasil temuannya yang disebut Digital Substraction Angiogram (DSA). Teknik DSA dilakukan untuk menyembuhkan pasien yang mengalami stroke maupun gangguan saraf.

(Foto : Dewi/Okezone)
Melihat hal tersebut, Akademisi LPEM UI, Teguh Dartanto pun memberikan pandangannya terhadap Dokter Terawan. Menurutnya Dokter Terawan lebih mengarah ke tipikal kuratif yang fokus pada pelayanan kesehatan.
“Saya tidak mengenal lebih dalam, tapi jika dilihat dari sepak terjangnya kelihatannya pak menkes (Dokter Terawan) adalah tipikal kuratif yang lebih ke pelayanan kesehatan,” terang Teguh, saat diwawancarai Okezone, Rabu (23/10/2019).