“Itu sebenarnya adalah hal yang sangat, sangat besar. Kehadiran keluarga dalam sesi terapi menjadi sangat penting karena mereka membantu memahami saya dan bagaimana pikiran saya bekerja," ungkap James.
Menurutnya, untuk membantu seseorang yang mengalami depresi, keluarga tak hanya sekadar menanyakan hal yang bisa dilakukan. Ikut dalam sesi terapi membuat anggota keluarga bisa mengerti hal-hal yang terjadi pada pasien depresi. Dengan begitu mereka lebih paham tindakan yang harus dilakukan.

Selain keluarga, James juga berhasil mengatasi depresinya karena kehadiran lima anjing peliharaannya dan seekor ayam betina spaniel yang diberi nama Ella. Hewan peliharaan itu membantunya membuang pikiran negatif. Kini bersama dengan peliharaannya, James ikut serta dalam yayasan amal yang membantu menyembuhkan pasien depresi dengan hewan peliharaan.
"Aku sangat percaya diri saat bersama Ella dan ingin membantu orang lain," jelas James.