Indonesia menjadi salah satu pionir keberagaman. Mulai dari suku, agama, hingga ras, bangsa ini sangat beragam dan semuanya menyatu dalam bhinneka tunggal ika dan Pancasila. 'Core' utama ini yang terus digaungkan sebagai identitas bangsa.
Tapi, kita tidak bisa menutup mata juga kalau di negara ini masih banyak kelompok tertentu yang merasa paling besar dan akhirnya menyudutkan kaum minoritas. Padahal, Pancasila mengajarkan kita untuk saling merangkul dan mengasihi meski penuh keberagaman. Bagaimana pun, masyarakat dalam sebuah negara harus solid agar bangsa tidak terpecah belah.

Jika mengacu pada Bhinneka Tunggal Ika, maka Anda akan memahami bahwa setiap agama berhak dihormati di Indonesia. Antar agama mesti menjaga dan tak saling merendahkan. Hal ini bisa dilihat dari kejadian di Cempaka Baru yang belum lama ini disorot media sosial.
Kejadian menyejukkan itu terjadi saat peti jenazah bersalip ditempatkan di halaman Masjid Darussalam. Dalam foto yang beredar, itu adalah momen prosesi kebaktian tutup peti sebelum jenazah dibawa ke pemakaman.
Nah, harusnua kebaktian dilakukan di kediaman keluarga, tapi situasi gang yang sempit mengharuskan peti berada di luar gang dan itu adalah area masjid.

Bentuk apresiasi lainnya selain menyediakan ruang di area masjid untuk kebaktian, pihak pengurus masjid pun menutup jalan umum agar kebaktian berjalan dengan lancar tanpa gangguan.
Kejadian ini mengajarkan kita kalau yang namanya menghormati itu indah dan tidak ada salahnya jika tidak ada paham agama yang dilanggar. Sebagai masyarakat bernegara, bukankah memang sudah sepatutnya kita bergotong royong dan saling merangkul agar tercipta suasana yang damai?