Bahkan tanaman ini bisa diolah menjadi mi, kue-kue kering, mochi, keripik, hingga sponge cake. Contohnya yang dilakoni oleh salah satu penduduk Amami Oshima, Akiho Wada. Walau bisa dibilang mengolah Cycad adalah pilihan beresiko, namun ia lebih memilih untuk tetap melestarikan budaya pengolahan makanan yang diwariskan oleh nenek moyangnya.

“Saya ingin melestarikan budaya makanan yang diwariskan nenek moyang. Cycad yang bisa tumbuh walau tanpa air ini memang, kalau dimakan kebanyakan bisa beracun bagi tubuh. Namun dengan proses trial dan eror, leluhur kami mengetahui cara mengeluarkan racun dari Cycad,” ungkap Akiho.
Sebagaimana disebutkan Akiho, teknik yang diwariskan oleh para leluhurnya untuk mengeluarkan racun dari Cycad, sehingga akhirnya bisa diolah menjadi bahan makanan ialah dengan proses fermentasi dan pengeringan.