"Waktu pertama kali tahu, cokelatnya coba kita roast. Waktu dimakan rasanya luar biasa enak, rasanya umami, creamy, nutty, tidak pahit. Padahal ini dimakan murni tanpa ada tambahan bahan apapun," ucap Tissa.
Dia menambahkan, ternyata memilih cokelat berkualitas baik dan enak, tidak cuma cenderung pahit saja. Justru cokelat yang bagus identik tidak pahit, walaupun kadar kemurnian cokelatnya besar.
"Dari berbagai daerah, banyak cita rasa cokelat enak. Kami makan cokelat Ransiki, cokelatnya lezat. Justru ini cokelat yang bagus, tidak pahit dan berkualitas," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.