Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkaca dari Kasus Pneumonia Pelatih Juventus, Rutin Makan Tomat Bisa Bersihkan Paru-Paru

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 20 Agustus 2019 |16:00 WIB
Berkaca dari Kasus Pneumonia Pelatih Juventus, Rutin Makan Tomat Bisa Bersihkan Paru-Paru
Makan tomat ampuh bersihkan paru-paru (Foto: Huffingtonpost)
A
A
A

Pelatih Juventus Maurizio Sarri dikabarkan mengidap pneumonia (radang paru-paru). Beberapa sumber menjelaskan, kebiasaan merokok menjadi biang keladi dari masalah kesehatan pria berusia 60 tahun tersebut.

Bahkan, beberapa sumber menjelaskan, Sarri mampu menghisap 60 batang rokok per hari. Jumlah yang sangat banyak dan kebiasaan tersebut sudah berjalan lama hingga akhirnya ia menderita pneumonia.

Pelatih Juventus

Hingga akhirnya Sarri mulai melepaskan kebiasaan buruk itu dan menggantinya dengan hanya mengisap filter rokok. Sebab, ada peraturan yang menjelaskan, pelatih tak boleh merokok di area teknik.

Berkaca dari kasus pneumonia yang diidap Sarri, menjadi perhatian kita semua bagaimana buruknya dampak rokok pada tubuh. Terlebih jika kebiasaan ini dilakukan bertahun-tahun hingga Anda dikatakan pencandu rokok.

Nasihat demi nasihat pun sudah kerap kita dengar bahkan peraturan tegas pun diberlakukan dengan upaya menekan jumlah perokok aktif. Tapi, hasilnya masih kurang memuaskan. Terlepas dari itu semua, bagi Anda perokok dan mulai mengurangi jumlah rokok per hari, sebuah penelitian menemukan fakta menarik kalau konsumsi tomat secara rutin baik untuk membersihkan paru-paru. Hasil penelitian itu diutarakan Sekolah Kesehatan Publik Johns Hopkins Bloomberg di Baltimore, MD. Temuan ini diterbitkan dalam European Respiratory Journal.

Dikutip Okezone dari Medical News Today, sekitar 36,5 juta orang dewasa di Amerika Serikat merokok. Data ini mengacu dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan kebiasaan ini menyebabkan lebih dari 480.000 kematian per tahun.

Setiap tahun, sekitar 55,4 persen dari semua perokok dewasa berusaha berhenti merokok. Penghentian merokok secara dramatis mengurangi risiko penyakit, termasuk penyakit paru-paru seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), pneumonia, dan kanker paru-paru, serta kematian dini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement