“Formulasinya mengacu tetap dari Korea dan Jepang, istilahnya kita tetap ikutin tren. Tapi di satu sisi kita pertahankan esensi lokal kita, contohnya kandungan bahan yang kita pakai itu lokal punya. Harga pun tetap ekonomis, jadi menghadirkan produk kosmetik yang kualitas bintang lima tapi harganya kaki lima,” ungkap Neysa saat ditemui Okezone, Jumat (26/7/2019) dalam gelaran “Mate-amorphosis:Meet The New Purbasari” di Jakarta X Beauty 2019.
Di kesempatan yang sama, Neysa juga mengungkapkan agar tetap bisa bersaing di pasaran dan tetap dilirik oleh para kaum Hawa di Indonesia, dengan rentang usia 20 hingga 40 tahun. Ia pun harus melek tren untuk bisa mengakomodir kebutuhan akan kosmetik wanita di Indonesia. Meskipun, di satu sisi sudah memiliki produk unggulan yang menjadi incaran yakni lipstik matte versi stick (batang).
“Kita enggak ketinggalan keluarin produk lip cream dengan formula high matte. Ikutin tren memang, selain itu juga BB Cushion sampai produk dual warna 2-in 1 color tint untuk pipi dan lip tint juga. Langkah kita untuk kasih produk yang mengikuti tren terkini. Selain berinovasi dari segi logo yang baru, lebih modern,” pungkas Nesya.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.