"Selain itu, di usia ini (awal 20-an) orang cenderung masih ingin eksplorasi banyak hal karena baru benar-benar merasakan kemandirian setelah bekerja dan punya penghasilan. Mereka juga masih perlu memahami diri sendiri," terang Arrundina.
Apabila pada masa tersebut perannya sudah bertambah dengan menjadi suami atau istri, maka bisa dikatakan pola pikir mereka belun siap. Sebab mereka harus beradaptasi dengan banyak hal. Entah itu perbedaan pola pikir dengan pasangan maupun adaptasi dengan keluarga pasangan.
"Belum lagi jika ditambah dengan tanggung jawab membesarkan anak. Mereka tentu belum benar-benar siap karena masih sibuk dengan diri sendiri. Akibatnya perceraian bisa terjadi," tandas Arrundina.
(Dinno Baskoro)