BIAK - Festival Biak Munara Wampasi (BMW) VII digelar pada 1-6 Juli 2019. Beragam kegiatan sudah dipersiapkan untuk menyemarakkan event tahunan ini. Mulai dari konser musik hingga sajian pesona kuliner khas daerah setempat.
Kepala Dinas Pariwisata Biak Turbey Onisimus Dangeubun mengatakan, Festival Biak Munara Wampasi VII 2019 akan digelar di Kabupaten Biak Numfor dan didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pariwisata.
“Tahun ini Festival BMW lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Jika dulu hanya berlangsung selama 4 hari, maka sekarang akan berlangsung selama 6 hari. Harapannya, event tahun ini juga lebih meriah,” ujarnya, Minggu (30/6).
Ketua Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty menuturkan, Biak mempunyai seni dan kebudayaan yang beragam. Antara lain snap mor atau menangkap ikan di air laut surut, dan akan diwarnai apen beyeren atau tradisi berjalan kaki di atas batu panas. Budaya unik masyarakat Biak ini rencananya juga akan ditampilkan pada Festival BMW VII/2019.
“Selain atraksi yang dihadirkan pada festival tersebut, wisatawan pun bisa melakukan snorkeling untuk mengamati biota laut dan terumbu karang di Spa Bia. Daerah ini juga memiliki destinasi wisata unggulan lain yaitu Telaga Samares, Pantai Batu Picah, dan Goa Jepang,” bebernya.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menjelaskan, sejumlah kegiatan yang sudah dipersiapkan, antara lain konser musik tradisional, lomba mancing, diving, parade wairon, parade wor dan yospan, serta pesona kuliner dengan acara makan papeda, keladi dan ikan.
“Ada pula kegiatan Padaido Tour dan Gerak Jalan Bahasa Biak. Sebelum penutupan di hari terakhir, digelar acara puncak bertajuk ‘Enjoy Biak’. Meliputi senam, jalan santai, dan konser musik akustik Biak,” terangnya.