Menggunakan uang asli dalam pembuatan hiasan mahar memang akan merusak uang rupiah sebab uang tersebut akan digunting, distapler, diisolasi dan dilem.
"Kalau pakai uang asli, kemudian rusak, dan suatu saat akan ditukarkan, maka BI tidak akan menerima. Uang mahar itu akan disita karena dengan sengaja merusak rupiah," tambah Joni.
Joni juga mengatakan para seniman mungkin akan terganggu dengan aturan ini karena merasa kreativitasnya dibatasi.
“Tapi para seniman kan berpikir ‘Wah, ini mengganggu kebebasan saya selaku seniman’,” kata dia.
Joni mengingatkan kepada para perajin mahar untuk mencari alternatif lain dalam membuat mahar. Sebab menurutnya alat ekspresi bukan hanya dengan uang. Uang hanyalah salah satunya, sebaiknya gunakanlah yang lain.