Bisa juga kulit kering dan mengelupas, merasakan sensasi gatal, kulit terlihat merah dan mengalami pembengkakan.
Apabila Anda mengonsumsinya, pada kasus tertentu, reaksi dari alergi buah citrus bahkan juga bisa menyebabkan reaksi anafilaktik.
Reaksi anafilaktik merupakan reaksi alergi parah yang sangat gawat dan membutuhkan penanganan segera ke unit gawat darurat terdekat.
Umumnya, reaksi alergi terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang salah mengenali bahwa citrus adalah alergen. Nah, jenis alergi yang satu ini biasanya juga terjadi pada orang yang sensitif terhadap serbuk sari. Sebuah penelitian pada tahun 2013 menunjukkan bahwa orang yang menderita alergi serbuk sari rentan juga terkena alergi citrus.

Penelitian tersebut memperlihatkan ketika mereka diberikan kulit jeruk, 39% di antaranya menunjukkan reaksi alergi. Meskipun demikian, tidak semua orang yang alergi serbuk sari juga bereaksi yang sama terhadap buah citrus.
Unuk mengetahui apakah Anda alergi dengan jeruk atau kelompok buah citrus lainnya, dokter mungkin akan menyarankan tes alergi dengan uji tusuk kulit.
Caranya, dokter akan menusukkan jarum yang telah mengandung kulit buah citrus ke kulit Anda. Jika muncul lingkaran merah kecil setelah 15-20 menit berlangsung, artinya Anda alergi.
Mengetahui bahwa Anda memiliki alergi dapat membantu Anda menghindarkan diri dari mengonsumsi atau bahkan menyentuh buah jeruk di waktu mendatang.