Lalu, apakah pulang tengah malam ini jadi masalah? Mungkin pada awalnya iya, tapi ketika sudah menjadi rutinitas setiap hari, Anda malah akan pengin pulang lebih malam lagi dan waktu 24 jam sehari terasa kurang. Percaya deh!

2. Meeting di Cafe
Ciri kedua adalah meeting di cafe atau kedai kopi. Kantor bukan lagi di gedung perkantoran dan rutinitas dilakukan di area yang sama. Tetapi, Anda melakukan pekerjaan sangat dinamis dan sangat fleksibel. Karena itu, anak Jakarta sangat dituntut untuk bisa mengatur waktu dengan tepat sekaligus aktif dalam kesehariannya.
Meeting di cafe menjadi tren sering berkembangnya start-up di ibu kota dan co-working space yang memungkinkan Anda bekerja tidak di kantor utama. Rutinitas ini juga dianggap lebih urban dan lebih memberi kesan santai jika bertemu dengan klien. Tidak salah untuk mencobanya, lho.