“Jika dia memiliki masalah, dia bisa meminta untuk berbicara dengan saya atau menelepon nomor saya yang ada di spanduk atas rak durian kami,” terangnya.
Ah Cian pun memberikan waktu kepada wanita itu selama seminggu untuk bertemu dan membicarakan hal tersebut. Jika tidak, ia akan melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib. Bukannya meminta maaf, wanita itu pun justru mentatakan tidak khawatir jika sang pemilik toko ingin membawa masalah ini ke pihak yang berwajib.
Wanita itu bersikukuh bahwa sang penjaga sama sekali tidak memberitahu berapa harga durian yang dimakannya kala itu. Ia pun mengatakan bahwa dirinya sedang berada di luar negeri dan telah meminta seluruh teman-teman yang bersamanya bertemu dengan pemilik toko.
Kementerian perdagangan, koperasi dan konsumerisme cabang Penang, Chin Ching Chung telah melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang masalah ini. Timnya sedang mencari barang bukti untuk menyelesaikan masalah durian tersebut.
“Kami sekarang telah meminta mereka memberikan bukti sewa toko, margin, dan biaya lainnya seperti gaji untuk staf mereka. Kami telah memberikan mereka waktu hingga 18 Juni untuk memberikan dokumentasi. Setelah mereka merespon baru kami akan menghitung margin keuntungan mereka apakah hal itu di atas apa yang ditetapkan dalam peraturan,” tandasnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.