Jajak pendapat itu berisi pilihan apakah dia harus hidup atau mati, dan mayoritas followers -nya memilih mati. Ada pula serial film 13 Reasons Why yang berkisah tentang remaja yang bunuh diri, yang diduga menjadi penyebab meningkatnya keinginan remaja di Amerika Serikat untuk bunuh diri.
Ini hanya sedikit contoh dari maraknya remaja yang terkena gangguan mental. Data World Health Organization (WHO) menyebutkan, sekitar 20% remaja mengalami masalah kesehatan mental.
Jenis masalah kesehatan mental yang umum terjadi adalah depresi dan kecemasan. WHO menyatakan bahwa 75% gangguan mental emosional memang umum terjadi sebelum usia 24 tahun atau rentang usia remaja.
Dalam berbagai kasus, bunuh diri dan self harm (menyakiti diri sendiri) merupakan akibat permasalahan gangguan kesehatan mental tersebut. Di Indonesia, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 dan data rutin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, jumlah orang yang mengalami gangguan kesehatan mental terus meningkat di Indonesia.
Menurut data tersebut, sekitar 14 juta orang (6%) yang berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan kesehatan mental emosional berupa gejala depresi dan kecemasan. Jumlah ini ada pada kisaran 3% dari 450 juta penderita gangguan kesehatan mental di seluruh dunia berdasarkan data WHO.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.