Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjalanan Karier Jeremy Scott, Desainer Eksentrik Kelas Dunia

Koran SINDO , Jurnalis-Rabu, 22 Mei 2019 |19:00 WIB
Perjalanan Karier Jeremy Scott, Desainer Eksentrik Kelas Dunia
Jeremy Scott, desainer eksentrik kelas dunia (Foto: Fashionweekdaily)
A
A
A

JEREMY Scott adalah desainer yang punya ciri khas akan gaya dan ide eksentrik dalam industri mode kelas dunia. Kini ia didapuk jadi Direktur Kreatif Moschino dan karyanya sering dipakai artis-artis Hollywood.

Desainer pria yang akrab disapa Scott ini lahir di Kansas City pada 8 Agustus 1975. Sejak kecil hingga remaja, dia dibesarkan di sebuah peternakan di Missouri, tepatnya di sebuah pertanian di Lowry City. Sejak kecil dia sudah tertarik dengan dunia fashion karena kerap membaca majalah Detail .

Di sekolah menengah, dia kerap menggambar busana di buku catatannya. “Sejak kecil saya mengidolakan Jean Paul Gaultier, Martin Margiela, Thierry Mugler, dan Franco Moschino,” ujar Scott, dilansir dari Vogue

Sampai pada suatu hari, dia bercita-cita ingin hidup di Paris untuk menggeluti bidang fashion . Dia pun mengambil kursus pelajaran bahasa Prancis pada usia 14 tahun.

 

Pada 1992, Scott pindah ke New York untuk belajar desain mode di Pratt School of Design di New York. Dia pun lulus pada 1996. Dia sempat magang di Moschino di Departemen Humas. Pada 1997, Scott pun pindah ke Paris dan meluncurkan label fashion dengan namanya sendiri.

Scott telah membangun reputasi sebagai “desainer budaya pop paling tidak sopan” dan “pemberontak terakhir fashion “. Scott selalu andal menciptakan ide kreatif sekaligus inovatif dalam fashion.

Dia pun melakukan debut peragaan busananya di Paris Fashion Week, tepatnya di bar dekat Bastille. Acara peragaan ini didasarkan pada buku JG Ballard dan film David Cronenberg Crash.

“Sebagian besar materi berasal dari pakaian pekerja rumah sakit. Saya juga memakai potongan kain dari pasar loak Porte de Clignancourt yang menyerupai kantong sampah,” ujar Scott.

Koleksi perdana ini kemudian dipamerkan di toko Paris yang berpengaruh, Colette. Sejak itu, Nama Jeremy Scott mulai populer. Isabella Blow, stylist dan editor majalah yang menemukan sosok Alexander McQueen, menjadi mentor Scott.

Karl Lagerfeld mengatakan kepada majalah Le Monde bahwa Scott adalah satu-satunya desainer yang bisa menggantikannya di Chanel. “Dalam beberapa tahun, saya menciptakan pakaian untuk Madonna dan Bjork,” ujar Scott.

Ketika berada di masa populer di Paris, Scott mengumumkan kabar yang cukup mengejutkan bahwa dia akan berkarier sebagai desainer dan pindah ke Los Angeles pada 2001. Scott memilih menetap di Los Angeles sehingga bisa lebih dekat dengan klien selebritasnya yang semakin banyak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement