SESEORANG milenial sejatinya kerap merasa kesulitan saat menjadi seorang pekerja yang profesional. Apalagi kalau tuntutan kerja di perusahaannya sangat tinggi dan menjadi kendala tersendiri.
Belum lagi di era 4.0 milenial harus bekerja mengikuti perkembangan teknologi dan harus saling bertukar informasi. Juga dengan ada globalisasi dan keberagaman budaya, yang mana sumber daya manusia harus siap bersaing.
Baca Juga: Hampir Setengah Abad, Bibi Lung Masih Tampil Awet Muda
Ketua Perkumpulan Assessment Center Indonesia (PASSTI) Teuku Zilmahram mengatakan, perubahan dunia kerja akhir-akhir ini, memiliki karakteristik volatility, uncertainty, complexity dan mbiguity (VUCA). Volatility didefinisikan sebagai perubahan yang sangat cepat. Uncertainty adalah kesulitan bagi kita untuk memprediksi kejadian atau peristiwa yang akan tarjadi di masa depan.
Sementara complexity menyiratkan bauran antara isu dengan chaos yang terjadi di organisasi semakin beraneka ragam. Serta ambiguity yang berarti kaburnya antara realitas dengan makna-makna bauran dari berbagai kondisi yang ada.
