“Warna-warna Batik Papua terbilang berani dan tegas. Setiap warna memiliki makna, seperti merah yang menjadi representasi dari ketegasan. Lebih unik lagi, masyarakat tetap mengedepankan pewarnaan alam meski sudah ada yang buatan. Konsep ini semakin membuat Batik Papua jadi lebih berkarakter,” jelas Ricky lagi.

(Foto : Pusakapusaka)
Proses produksi Batik Papua sama seperti lainnya. Dibuat dengan metode tulis dan cetak. Meski cukup langka, batik tulis ini dipercaya lebih artistik. Karena, dikerjakan secara tradisional. Sentra Batik Papua tulis berada di Sentani dan Port Numbay di Jayapura.
Ricky menerangkan, nuansa tradisional sangat kental dalam Batik Papua.
“Meski ada cara modern untuk mendorong industrinya, Batik Papua masih dikerjakan secara tradisional. Cara tradisional ini memang berpengaruh terhadap nilai komersialnya. Meski demikian, harga dari Batik Papua tetap terjangkau,” ujarnya lagi.