“Ini juga dilakukan sebagai bentuk ekspresi dari rasa frustrasi karena hukuman yang didapat dari kesalahannya. Jadi dia menyerang orang lain untuk menunjukkan power-nya,” tutur Arrundina.
Sementara itu, pilihan sikap Ridho untuk berdiam diri di dalam mobil disetujui oleh Arrundina. Dirinya mengatakan saat dalam situasi tersebut pilihan terbaik memang diam saja untuk melindungi diri. sebab apabila keluar dari mobil dan berhadapan dengan orang yang emosinya tidak terkontrol malah bisa membahayakan diri sendiri.
“Tapi kalau sampai orang yang marah-marah itu sampai melakukan tindak berbahaya seperti memecahkan kaca mobil dan lainnya, sebaiknya hubungi pihak berwajib untuk mendapatkan perlindungan,” pungkas Arrundina.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.