Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Serangan Jamur yang Kebal dengan Antibiotik

Agregasi KR Jogja , Jurnalis-Kamis, 11 April 2019 |18:10 WIB
Waspada Serangan Jamur yang Kebal dengan Antibiotik
Waspada jamur wabah penyakit (Foto: Ist)
A
A
A

Orang yang tertular penyakit jenis ini, umumnya mengembuskan nafas terakhir lantaran sifat C. auris yang tidak dapat ditangani dengan obat apa pun.

Kata CDC, sebagian besar infeksi jamur dan bakteri memang dapat dihentikan dengan menggunakan obat-obatan, tetapi jamur dan kuman yang kebal terhadap obat, gen mereka berevolusi begitu cepat sehingga pengobatan yang dilakukan pada inang mereka tidak bakal efektif. Justru memungkinkan penyebaran penyakit berbahaya lainnya.

Lebih buruk lagi, banyak orang yang membawa penyakit yang resistan terhadap obat tidak menunjukkan gejala apa pun dan menyebarkannya tanpa sadar.

Menurut CDC, 1 dari 10 orang yang disaring agensi untuk superbug membawa penyakit yang resistan terhadap obat tanpa menyadarinya.

Lebih khusus, seseorang mungkin tidak menyadari bahwa mereka memiliki C. auris jika mereka juga sakit dengan penyakit lain, tulis CDC di situs webnya.

Demam dan kedinginan yang tidak hilang setelah perawatan dengan obat adalah gejala umum C. auris, tetapi satu-satunya cara untuk mendiagnosis jamur adalah melalui tes laboratorium.

BACA JUGA :  Lihat Transformasi Briptu Eka saat Hamil dan Sebelum Hamil, Cantikkan Mana?

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement