“Kalau besok kita masih pakai AC, tidak diperlukan, tidak dimatikan, meninggalkan ruangan lampunya tidak diperlukan, tidak dimatikan, menggunakan kendaraan pribadi padahal bisa menggunakan kendaraan umum, saya kira berarti tidak banyak berubah,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau warganya lebih ramah lingkungan, tidak berhenti dalam seremoni saja.
“Ini adalah gerakan simbolis. Mudah-mudahan dirutinkan bagi mereka-mereka dalam kesehariannya tanpa harus diupacarakan. Hari ini Gedung Sate dimatikan, rumah dinas gubernur di Pakuan juga dimatikan, rumah pribadi kami di Cigadung juga dimatikan,” jelasnya dalam kesempatan yang sama.
Emil, begitu ia biasa disapa, berencana membangun lima pengolahan limbah plastik di Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat mendapatkan hibah Rp 280 miliar untuk infrastruktur tersebut.