Keragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia terdiri dari banyak aspek. Salah satunya adalah kain tradisional atau yang biasa disebut wastra. Hampir di setiap daerah memiliki kain yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau acara resmi. Sebut saja batik, tenun, songket, ikat, dan masih banyak lagi.
Tentu keragaman wastra harus terus dilestarikan karena merupakan ciri khas bangsa Indonesia. Cara yang bisa dilakukan adalah tetap menggunakan wastra tersebut dalam berbagai kesempatan. Hal ini mungkin masih sering dilakukan oleh para orang tua atau pencinta wastra. Namun generasi muda yang turut melakukan hal tersebut belum begitu banyak.
Beruntung ada beberapa desainer yang menggabungkan unsur wastra dalam busana yang dirancangnya. Selain itu, hasil karyanya pun lebih modern dan kekinian yang mampu menarik minat generasi muda. Akan tetapi, upayanya tentu tidak berhenti sampai di situ.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki peran penting untuk menjaga kelestarian wastra memiliki kiat-kiat tersendiri. Sebagai contoh, dalam waktu dekat akan digelar Festival Wastra Nusantara yang bertempat di Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti. Kurang lebih ada 150 wastra yang akan dipamerkan dalam festival yang dilaksanakan pada 8-14 April mendatang.
