Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, wastra yang dipamerkan dalam festival tersebut tak hanya sekadar kain tradisional dari daerah tertentu. Akan ada pula koleksi dari para tokoh nasional. Mulai dari ibu negara, menteri perempuan, hingga tokoh di tingkat lokal.
“Kalau dilihat, tokoh-tokoh nasional dalam perjalanan hidupnya hampir semua memiliki koleksi wastra. Sebagian mungkin karena hobi (mengumpulkan) atau hadiah dari orang lain yang jumlahnya banyak sekali. Kami ingin mengajak tokoh nasional ini berbagi apa yang mereka miliki sehingga bisa dilihat oleh publick, kami percaya koleksinya cukup menarik,” tutur Hilmar saat ditemui Okezone dalam konferensi Festival Wastra Nusantara di Gedung Kemendikbud, Senin (1/4/2019).

Dalam acara tersebut, hadir pula perancang busana Samuel Wattimena yang bertindak sebagai kurator wastra. Dirinya mengatakan festival ini akan sangat menarik karena pihak penyelenggara berhasil menampilkan koleksi wastra milik para ibu negara yang rentangnya cukup jauh. Mulai dari Fatmawati hingga Iriana Joko Widodo.
“Menurut saya itu sangat menarik dan bisa mengajak generasi muda untuk melihat karya koleksi ibu negara. Nantinya pengunjung juga bisa melihat pengisi acara yang menggunakan pakaian daerah dari keragaman wastra. Turut pula hadir kolektor batik, songket, sulam, dan tenun lalu ada peragaan busana yang diikuti oleh para desainer dari masa ke masa sehingga pengrajin wastra bisa melihat kreasi dan persepsi wastra di tangan anak muda,” jelas Samuel.