Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Napak Tilas Onitsuka Tiger dan Vans, Brand Legendaris Berumur Puluhan Tahun

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Minggu, 31 Maret 2019 |15:01 WIB
Napak Tilas Onitsuka Tiger dan Vans, Brand Legendaris Berumur Puluhan Tahun
Onitsuka Tiger. (Foto: Reuters)
A
A
A

PARA pecinta sneakers tentu sudah tidak asing lagi dengan merek bernama Onitsuka Tiger. Ya, brand yang belakangan ini booming ternyata menyimpan sejarah tersendiri di dalamnya.

Sesuai dengan namanya Onitsuka, sneakers ini berasal dari Negeri Sakura, Jepang. Pendiri brand ini adalah Mr. Kihachiro. Merangkum dari berbagai sumber, dikatakan Onitsuka Tiger sudah diciptakan untuk berkonsentrasi pada dunia olahraga.

Mereka menganggap olahraga adalah jalan terbaik untuk mengubah gaya hidup seseorang, mengingat zaman dahulu masih Jepang masih bertempur dalam perang dunia. Mr. Kihachiro sendiri mengaku prihatin terhadap dunia olahraga pada zaman perang.

Pada 1940-an banyak sekali masyarakat Jepang yang melupakan kesehatan. Dari hal itulah Mr. Kihachiro bertekad menciptakan sebuah sepatu olahraga yang nyaman dan fleksibel. Namun, cita-citanya tersebut baru terwujud pada 1949, dimana lahirlah brand Onitsuka Tiger.

Setelah berhasil menciptakan brand Onitsuka, Mr. Kihachiro mendapatkan banyak ilham. Salah satunya pada 1951 dimana ia melihat gurita yang disuguhkan dalam mangkuk salad. Kala itu ia langsung berpikir untuk menciptakan sepatu basket yang mampu mencengkram dengan kuat.

Tak hanya itu, pada 1960 Mr. Kihachiro juga mendapat pelajaran bahwa temperatur panas dapat menyebabkan kulit menjadi lecet. Dari hal itulah ia menciptakan sepatu dengan banyak lubang udara agar tidak membuat pemakainya merasa panas.

Tepatnya pada 1966, ini merupakan cikal bakal lahirnya logo brand Onitsuka Tiger yang identik hingga saat ini. Garis-garis khas yang melintang pertama kali hadir dalam acara Olimpiade Meksiko pada 1968.

Berawal dari perang dunia, kini Onitsuka Tiger, menjadi salah satu brand gaya hidup para kaula muda yang menginginkan sepatu keren namun tetap nyaman untuk digunakan.

Sama halnya dengan Vans, meski tidak setua Onitsuka, namun sepatu ini memiliki kisah yang cukup menarik. Merek ini dibuat oleh dua orang bersaudara yakni Paul dan James Van Doren, serta Serge D’Elia dan Gordon Lee di Amerika Serikat.

Mulanya sepatu ini dibuat untuk para pemain skateboard saja. Namun karena dinilai keren dan nyaman, sepatu Vans lama kelamaan dipakai oleh masyarakat yang tidak menggeluti bidang olahraga tersebut.

Sebagaimana diketahui, pada awalnya merek sepatu ini bukanlah Vans seperti sekarang. Melainkan Van Doren. Namun, pada 1976 mereka mengalami kemunduran dan terpaksa harus gulung tikar.

Pada 1988 sang pemilik, James Van Doren terpaksa menjual perusahaan tersebut kepada McCowen De Leeuw. Sejak saat itulah muncul nama Vans yang digunakan hingga saat ini. Dengan pergantian nama ini, vans juga akhirnya sukses meraih keuntungan besar pada awal 2000-an

Seiring perkembangan zaman, Vans sendiri berhasil menciptakan sepatu uang memiliki kesan sporty, old skool dan beberapa model unik lainnya. Vans berhasil mendobrak pasar Indonesia lantaran banyak remaja dan dewasa muda Indonesia yang tertarik menggunakannya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement