Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pil Kontrasepsi Pria, Kenapa Masih Ditunggu?

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Kamis, 28 Maret 2019 |13:00 WIB
Pil Kontrasepsi Pria, Kenapa Masih Ditunggu?
Ilustrasi (Foto: Thesouthafrican)
A
A
A

Potensi pasar

Prof Richard Anderson, dari Universitas Edinburgh, tengah melakukan uji coba di Inggris dengan menggunakan gel pada pria.

Ia mengatakan industri farmasi sangat lambat dalam menangkap kontrasepsi pria walaupun ada bukti, baik pria dan perempuan akan menyambut kontrasepsi baru ini.

"Saya rasa, industri farmasi tak begitu yakin tentang potensi pasar," katanya.

Tanpa keterlibatan industri farmasi, para peneliti harus bergantung pada pendanaan dari badan sosial dan akademisi, katanya. Sementara itu, profesor andrologi di Universitas Sheffield, Allan Pacey, juga berpendapat serupa.

"Kuncinya adalah bila cukup perusahaan farmasi yang ingin mengangkat produk ini bila uji coba berhasil," kata Pacey.

"Sayangnya, sejauh ini, sangat sediki perusahaan farmasi yang tertarik untuk memasarkan pil kontrasepsi pria, untuk alasan yang menurut saya lebih pada bisnis dan bukan dari sisi sains," tambahnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement