KEBISINGAN adalah sebuah hal yang tidak bisa dihilangkan oleh masyarakat di kota besar. Aktivitas sehari-hari mereka selalu diwarnai oleh kebisingan baik dari luar ruangan maupun di dalam ruangan. Namun, yang perlu diwaspadai adalah kebisingan bisa mempengaruhi sistem pendengaran Anda.
Selintas hal ini cukup mengerikan, namun inilah yang terjadi pada hampir sebagian besar masyrakat di dunia. Fenomena ini sering disebut sebagai Noise Induced Hearing Loss (NIHL) atau biasa disebut Gangguan Pendengaran Akibat Bising (GPAB).
Wakil Ketua Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) dr. Hably Warganegara, Sp.THT-KL menjelaskan GPAB adalah penurunan pendengaran atau tuli akibat terpapar bising yang cukup keras dalam jangka lama. Semakin keras dan lama, maka semakin cepat rusak pula sistem pendengaran.
“Bising keras > 85 dB dapat menyebabkan reseptor pendengaran di organ corti yang terletak di telinga tengah menjadi rusak. Hal inilah yang membuat seseorang mengalami gangguan pendengaran atau biasa disebut tuli,” terang dr. Hably, saat diwawancarai Okezone beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
Fantasi Seksual Para Pria Berdasarkan Horoskop, Zodiak Nomor 6 Paling Liar!
Diam-Diam Dokter Ini Menghamili 50 Wanita dan Punya 48 Anak, Kasusnya Baru Terungkap