Kematian adalah sesuatu yang pasti dan akan dialami oleh semua manusia. Jika ajal sudah menjemput, tidak ada satu pun orang yang bisa menghindari takdir tersebut. Ketika Anda melihat keluarga, teman, atau seseorang meninggal dunia, maka sebagai umat Muslim yang baik, Anda tidak boleh membiarkannya begitu saja. Anda diwajibkan untuk mengurusnya, mulai dari memandikan hingga menguburkan jenazah.
Semua itu harus dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada mayit dan rasa cinta kepada Allah SWT dengan mengikuti aturan-Nya. Namun, dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat iring-iringan pengantar jenazah yang jumlahnya hingga ratusan, bahkan ribuan orang.
Melalui artikel ini, Okezone hendak membahas seperti apa etika mengantarkan jenazah yang sesuai dengan ajaran Islam. Berdasarkan penuturan Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia Ustadz Fauzan Amin, sebetulnya ada beberapa etika yang harus diperhatikan saat hendak mengantarkan jenazah.
Baca juga :
Pertama, hukumnya sunnah mengantarkan jenazah dengan berjalan kaki dan makruh jika memakai kendaraan. Kedua, dimakruhkan bila mengantar jenazah beramai-ramai hingga menimbulkan suara bising, atau membicarakan masalah dunia jenazah.