“Rasanya seperti berkomunikasi dengan manusia gua dan mereka adalah simpanse pemalu pada awalnya, namun sedikit demi sedikit mereka menjadi terbuka,” tulis wanita tersebut, sebagaimana dilansir Soranews24, Jumat (22/2/2019).
Tak hanya itu, wanita tersebut juga memposting video dengan menyebut para atlet tersebut sebagai simpanse lucu. Alhasil tak lama setelah postingannya tersebut beredar, ia dilaporkan ke kantor tempat ia bekerja. Sejak saat itu blognya langsung ditutup.
“Saya tidak memiliki perasaan rasisme atau niat jahat. Saya menyesali pilihan kata-kata yang tidak saya pikirkan,” sambungnya.
Tak hanya wanita tersebut, pihak kantor pun turut meminta maaf terhadap para netizen atas nama wanita tersebut.
“Postingan blog tersebut sangat tidak pantas dan kami sangat meminta maaf kepada para atlet dan semua orang yang melihatnya. Kami akan berusaha mulai sekarang untuk menekankan pentingnya tanggung jawab kepada sukarelawan kami dan mendidik mereka,” tulis pernyataan resmi kantor.